Saatnya Kaum Millenial Mengenal
Investasi
Halo guys perkenalkan nama saya Much. Saya lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat. Saya berada di Bima dari lahir sampai umur 6 tahun. Kemudian saya besar di Yogyakarta hingga saya besar sekarang ini. Pada kesempatan kali ini aku akan membahas apa itu investasi, jenis investasi yang aku ketahui, keuntungan yang diperoleh dari investasi tersebut, dan kelemahan dan keunggulan dari jenis investasi tersebut.
Investasi
adalah salah
satu cara dalam mengembangkan jumlah uang atau harta yang Anda miliki saat ini.
Sederhananya, Anda bermaksud untuk memperoleh dana lebih dari keuntungan di
masa depan untuk mencapai tujuan tertentu. Sebut saja tujuan Anda adalah ingin
membangun rumah, menyekolahkan anggota keluarga, atau membuka usaha. suatu aktivitas
penempatan dana pada suatu portofolio investasi tertentu demi mendapatkan
keuntungan.
Kemudian aku akan membahas jenis investasi yang aku ketahui
adalah reksadana dan perdagangan berjangka.
- . Reksadana
Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan
dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen
investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.
Dana ini kemudian dikelola oleh manajer investasi ke dalam portofolio
investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar
uang ataupun efek/sekuriti lainnya. Jadi singkatnya kita menyerahkan
dana kita kepada manajer investasi untuk digunakan berinvestasi ke dalam bentuk
saham, obligasi, ataupun pasar uang. Salah satu produk investasi yang saya
pernah coba adalah reksadana pasar uang. Saat melakukan investasi reksa dana, yang investasi reksa dana yang ada
beli dikenal dengan istilah “Unit Penyertaan”. Istilah ini juga digunakan
sebagai satuan kepemilikan reksa dana. Unit penyertaan memiliki nilai-nilai,
yaitu NAB (Nilai Aktiva Bersih) dan NAV
(Net Asset Value). Perkembangan dari
nilai NAB inilah yang akan menentukan naik dan turunnya nilai dari investasi
reksa dana yang kamu miliki.
Agar lebih jelas, simak simulasi perhitungan investasi reksa dana berikut
ini:- Pada tanggal 1 Januari 2017, Anda membeli
Reksadana A sebesar Rp. 5.000.000. NAB/unit Reksadana A pada hari itu
adalah Rp. 2.500. Maka unit penyertaan yang Anda miliki adalah 5.000.000
di bagi 2.500 = 2.000 unit penyertaan.
- Pada tanggal 1 April 2018, Anda menjual
seluruh Reksadana A yang Anda miliki. NAB/unit Reksadana A pada hari itu
adalah Rp 3.200. Maka total investasi yang Anda dapatkan adalah 3.200 x
2.000 = Rp.6.400.000
Keunggulan : - Tidak memerlukan modal yang besar
- Tidak perlu repot-repot dalam mengelola karena
sudah ada manajer investasi yang bertugas mengelola reksadana.
Kelemahan :
- Nilai unit penyertaan reksadana
bisa berkurang karena turunnya harga saham, obligasi, atau surat berharga
lainnya.
-
Risiko likuiditas yang terjadi ketika investor reksadana melakukan redemption
(penjualan kembali) atas unit-unit yang dimiliki. Jika hal ini terjadi maka
akan menyebabkan manajer
investasi kesulitan dalam hal menyediakan uang tunai atas redemption
tersebut.
2.
Perdagangan Berjangka
Perdagangan
berjangka adalah suatu bentuk
perdagangan yang di dalamnya terjadi transaksi
terhadap kontrak terhadap komoditi yang diperjualbelikan. Jadi yang diperjualbelikan dalam perdagangan
tersebut adalah kontraknya bukan barang/fisiknya. Kontrak yang diperjualbelikan
merupakan kontrak antara seorang pembeli dan penjual dimana keduanya
setuju bahwa suatu komoditi akan dipertukarkan pada harga tertentu dan pada
tanggal tertentu. Harga tersebut ditentukan atau distandarisasikan baik tanggal
jatuh tempo maupun jenis suatu aktiva juga ditetapkan.
Kontrak
berjangka yang diperdagangkan bersifat mengikat secara hukum karena telah
teregulasi dan di bawah pengawasan ketat. Manfaat dari perdagangan berjangka adalah
sebagai sarana investasi. Perubahan harga kontrak berjangka biasanya
dimanfaatkan oleh investor atau spekulator untuk memperoleh keuntungan.
Umumnya investor atau spekulator akan menjual kontrak berjangka ketika harga
diperkirakan akan turun dan membelinya lagi saat harga rendah.Saya akan
memberikan ilustrasi perhitungan keuntungan dari investasi di bursa berjangka.
Berikut ilustrasi perhitungan keuntungannya.
Seorang
investor memiliki modal awal sebesar 100 juta rupiah. Kemudian dia membeli
kontrak jual beli emas di harga $1300/try ons sebesar 1 lot. Investor tersebut
mebutuhkan 10 juta rupiah untuk membeli 1 lot kontrak emas. Kemudian harga emas
bergerak ke harga $1302/try ons. Berapakah keutungan yang diperoleh?
Jawab :
Modal awal investor =
100.000.000
Modal untuk transaksi = 10.000.000
Sisa modal investor=
100.000.000 – 10.000.000 = 90.000.000
Kenaikan harga
kontrak emas = $1302 - $1300 = $2 = 2 poin
Keuntungan yang diperoleh = 2 poin x
1.000.000 = 2.000.000
Setelah kontrak emas
dijual diharga $1302/try ons modal yang digunakan untuk transaksi akan kembali
ke sisa modal bersama keuntungan yang diperoleh.
Modal akhir investor
= 90.000.000 + 10.000.000 + 2.000.000
=
102.000.000
Bagaimana jika harga emas dijual saat harga turun di $1298? berikut jawabannya.
Modal awal investor = 100.000.000
Modal untuk transaksi = 10.000.000
Sisa modal investor= 100.000.000 – 10.000.000 = 90.000.000
Kenaikan harga kontrak emas = $1298 - $1300 = -$2 = -2 poin
Keuntungan yang diperoleh = -2 poin x 1.000.000 = -2.000.000
Setelah kontrak emas dijual diharga $1302/try ons modal yang digunakan untuk transaksi akan kembali ke sisa modal bersama keuntungan yang diperoleh.
Modal akhir investor = 90.000.000 + 10.000.000 + -2.000.000
= 98.000.000
Keunggulan : -
Keuntungan yang diperoleh besar. Berkisar antara 5-10%/bulan
- Keuntungan
yang diperoleh didapat dari profit pasar bukan bunga tabungan.
Kelemahan : -
Memerlukan modal yang besar.
- Resiko mengalami kerugian besar jika tidak ahli dalam bertransaksi.
Itu saja sih yang
ingin saya sampaikan mengenai perdagangan berjangka. Blog ini masih jauh dari sempurna. Saya harap
kalian para pembaca berkenan untuk memberikan komentar.

Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar menggunakan hati nurani dan komentar tidak boleh mengandung SARA dan Hoaks.